Pria Jenius Si Pencipta Alat Kematian Cepat Tanpa Rasa Sakit

Melihat sebuah peristiwa yang mengenaskan ternyata justru menjadi inspirasi bagi Albert P. Soutwick untuk menciptakan suatu penemuan baru.

Di suatu malam di tahun 1881, Soutwick, menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana seorang pemabuk tua menemui ajalnya karena tersetrum listrik dari sebuah generator yang sedang menyala.

Southwick tertegun sekaligus takjub dengan insiden tersebut, ia terperangah melihat orang tua itu mati dengan sangat cepat dan sepertinya tanpa merasakan penderitaan sedikit pun. Tewas dengan sukses, langsung mati begitu saja.

Kematian cepat tanpa rasa sakit inilah yang kemudian dipikirkan secara serius oleh Southwick.

Jika ia bisa menciptakan sebuah alat yang dapat merepresentasikan cara kematian yang seperti itu, maka alat tersebut diyakini akan sangat berguna untuk difungsikan dalam penerapan hukuman mati.

Southwick berpendapat bahwa hukuman mati dengan langkah cepat dan tidak sempat merasakan sakit adalah lebih ‘bermartabat” ketimbang cara-cara hukuman mati lainnya semisal hukuman pancung atau hukuman gantung.

Setelah melakukan penelitian, Southwick menyimpulkan bahwa tegangan listrik yang sangat tinggi bisa menjadi alternatif yang pantas ketimbang sebagai salah satu cara untuk menghukum mati pesakitan yang memang telah divonis mati oleh pengadilan.

Media pencabut nyawa yang akhirnya menjadi hasil pemikiran Southwick adalah kursi listrik.

Untuk merealisasikan apa yang menjadi gagasan dalam benaknya, Southwick kemudian meminta dukungan dari orang yang paling berwenang di kota tempat tinggalnya, yakni David B. Hill yang menjabat sebagai Gubernur New York, Amerika Serikat.

BACA JUGA :  Istri Ngidam Buah Zaitun, Apa yang Dilakukan Pria Ini Bikin Baper
 photo 728x90_zps8c460f01.png